memang kuharus akui ku merindukan indahnya dirimu
ku merindukan kebersamaan yang takan terlupakan
tapi apalah dayaku, semuanya tlah berubah
diriku bukanlah yang dulu
diriku bukanlah seseorang yang lemah lagi akan perasaan yang kurasakan ini
pedih kurasakan harus membunuh semua harapanku
ku tahu ini tak semudah yang dibayangkan
ku harus mengorbankan kasih sayang ini demi sesuatu yang lebih baik
mungkin cinta ini begitu kuat tetapi kusadari ada yang dari hal tersebut
kebersamaan kita bukanlah jalan menuju kebahagian
karena kusadari kau takkan merubah perasaanmu
begitu besar pengorbanan ini tetapi begitu pedih kau membalasnya
kutahu masih ada cinta yang diantara kita tapi bukan itu yang terpenting
diantara kita yang sebenarnya
tlah kusadari sekarang
dirimu bukanlah milikku, tetapi sahabatku . . . .
